Bukan Sekadar Desain: Meramal Bisnis dari Balik Megahnya Fasilitas Olahraga

Pernahkah Anda berhenti sejenak, bukan untuk mengagumi lengkungan stadion atau desain atap kolam renang yang canggih, melainkan untuk bertanya: “Berapa banyak duit yang berputar di sana?”. Sebagai praktisi yang lebih dari 15 tahun berkutat di arena sales dan marketing bahan bangunan, saya melihat arsitektur acara (Event Architecture) — termasuk fasilitas olahraga—bukan hanya kumpulan garis, tetapi juga blueprint sebuah potensi bisnis.

Perspektif B2B: Bangunan Event sebagai Aset Bisnis

Ketika seorang arsitek berbicara tentang desain, kita yang di lapangan melihat spesifikasi material, efisiensi konstruksi, daya tahan, dan yang paling krusial,

manajemen aset jangka panjang. Sebuah fasilitas olahraga megah adalah investasi besar, dan suksesnya tidak hanya diukur dari sorotan lampu saat event berlangsung, tetapi bagaimana ia bertransformasi dari ‘Cost Center’ menjadi ‘Profit Center’ setelahnya..

Inilah poin yang sering luput: desain hebat tanpa strategi manajemen yang matang hanya akan berakhir menjadi tugu peringatan berbiaya tinggi.

“Desain hebat tanpa strategi manajemen yang matang hanya akan berakhir menjadi tugu peringatan berbiaya tinggi.”

Bagaimana cara menyeimbangkan desain visioner dengan realitas operasional? Bagaimana material yang kita suplai bisa mendukung fleksibilitas fungsi—misalnya, mengubah venue bulutangkis menjadi ruang konser, atau hall pameran menjadi indoor sport arena—demi menjaga pendapatan setelah kejuaraan usai? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang membedakan proyek arsitektur biasa dengan Arsitektur Event yang berorientasi bisnis.

Kupas Tuntas di ISFEX 2025 Workshop

Kabar baik bagi Anda yang bergerak di dunia desain, konstruksi, atau manajemen aset!

Indonesia Sport Facility Expo (ISFEX) 2025, bekerja sama dengan Indonesia Construction & Architecture Network (ICAN), menggelar sebuah workshop penting: “Architectural Design & Management Workshop for Sport Facilities”. Didukung penuh oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Banten dan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI), acara ini bukan seminar arsitektur biasa; ini adalah panggung bagi para profesional untuk membahas strategi perancangan fasilitas olahraga berskala menengah, khususnya dalam konteks pergeseran dari cost center menjadi profit center.

Workshop yang diselenggarakan pada Jumat, 7 November 2025, pukul 13:30 – 17:00 WIB di ISFEX Arena, Hall 8 ICE BSD City, ini akan menghadirkan pembicara terkemuka, mulai dari praktisi arsitek berpengalaman hingga pemangku kebijakan infrastruktur. Ini kesempatan langka untuk mendengar langsung dari:

  • Keynote Speaker: Ir. Tanozisochi Lase, M.Sc. (Direktur Prasarana Strategis, Kementerian PUPR).
  • Arsitek dan Praktisi: Seperti Ar. Don Ara Kian, IAI (Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur), Ar. Rafael David Pasaribu, IAI (Principal Architect Aboday Architects), dan Ar. Forest Jieprang, M.Sc., M.Ars. (President Director Penta Architecture).
  • Pengelola Venue dan Akademisi: Mulai dari R. Arry Wibowo (Project Director PT. Jakarta Propertindo), hingga Widyani, S.T., M.T., Ph.D. (Sekolah Arsitektur, ITB).

Sebagai profesional sales & marketing B2B, saya melihat daftar pembicara ini sebagai who’s who yang bisa memberikan insight langsung tentang proyek masa depan, kriteria spesifikasi, dan visi pengembangan infrastruktur. Ini adalah tempat yang tepat untuk memperluas pemahaman Anda di sisi bisnis dan manajemen yang menopang desain arsitektur.

Jangan lewatkan kesempatan untuk hadir dan berjejaring dengan para profesional di bidang arsitektur, interior, kontraktor, pemilik proyek, pengembang, hingga eksekutif bahan bangunan. (dra)

Tempat terbatas! Daftarkan diri Anda sekarang untuk ikut meramal, atau bahkan merancang, masa depan bisnis fasilitas olahraga di Indonesia!

[Link Registrasi: https://s.id/ISFEX].

ARTI AI
ARTI - AI Knowledge Hub